Rabu, 18 September 2013

fakta tentang GOOGLE|Berbagi

15 Fakta Tentang Google Yang Jarang Diketahui
Tanggal 4 September lalu Google baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-15. Perusahaan yang didirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin, mahasiswa Ph.D. di Universitas Stanford. Perusahaan, yang berawal dari garasi Susan Wojcicki di Menlo Park, California, sekarang Google memiliki lebih dari 70 kantor di lebih dari 40 lokasi global, termasuk London, dengan kantor pusatnya yang dikenal sebagai Googleplex di Mountain View, California.

Google sekarang menjadi mesin pencari nomor satu di dunia. Pada Januari 2013, Google mengumumkan telah memperoleh pendapatan sebanyak $ 50 miliar pada tahun 2012 lalu. Selama 15 tahun keberadaan Google, ada 15 fakta yang tersembunyi.

Berikut 15 fakta yang jarang diketahui dari Google :

  1. Mengapa Android dinamai makanan penutup atau permen?. Seperti kita ketahui sistem operasi Android menggunakan nama-nama makanan seperti Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean dan baru-baru ini KitKat. Mengapa Google menggunakan nama makanan penutup atau permen untuk versi Androidnya? Google tidak mau menjelaskan mengapa, tetapi Randall Sarafa, juru bicara Google mengatakan, "Ini untuk memudahkan tim internal mengingat versi Android dengan nama makanan penutup sesuai dengan urutan abjad”.
  2. Google Doodle. Google Doodle pertama kali digunakan pada saat perayaan festival Burning Man pada tahun 1998. Lalu pada bulan Mei 2012, Google meluncurkan Google Doodle pertama interaktif untuk merayakan ulang tahun ke-30 game arcade Pac-Man, bekerjasama dengan Namco. Para pencari bermain Pac-Man dalam browsernya dengan mengklik tombol 'Insert Coin'. Permainan mendapat virus dengan pengguna, sehingga Google membuat situs permanen setelah Doodle telah dihapus. Kemudian pada tahun yang sama, Google meluncurkan Google Doodle animasi pertamanya untuk menandai ulang tahun John Lennon ke-70 dengan klip pendek dari lagu 'Imagine'. Sebuah Doodle yang sama diluncurkan, menggunakan klip Queen dengan lagu 'Don’t Stop Me Now' lagu, serta pada saat ulang tahun ke-65 Freddie Mercury pada bulan September 2011.
  3. Akuisisi Google. Google telah mengakuisisi rata-rata satu perusahaan setiap minggu sejak 2010. Pada tahun 2010, Google Energi melakukan investasi pertamanya dalam sebuah proyek energi terbarukan oleh NextEra Energy Resources. Pada tahun yang sama Google membeli Global Solutions IP, sebuah perusahaan yang berbasis di Norwegia yang menyediakan telekonferensi berbasis web dan layanan terkait lainnya. Dan pada Mei 2010, Google mengumumkan juga telah mengakuisisi jaringan iklan mobile AdMob. Kemudian mengakuisisi Android, Motorola Mobility, Quickoffice dan banyak lagi lainnya.
  4. Larry Page dan Sergey Brin ingin menjual Google seharga 1 juta USD, Tapi hanya ditawar 750 ribu USD. Mereka pergi ke Excite CEO George Bell dan menawarkan Google sebesar 1 juta USD. Tapi dia menolak tawaran tersebut dan kemudian dikritik Vinod Khosla, salah satu kapitalis ventura Excite, setelah dinegosiasikan Brin dan Page turun menjadi 750 ribu USD. Pada tanggal 7 Juni 1999, mendapatkan dana sebesar 25 juta USD dengan investor besar termasuk perusahaan modal ventura Kleiner Perkins Caufield & Byers dan Sequoia Capital.
  5. Google Memiliki 150 Koki. Google mempekerjakan koki pertama kali bernama Charlie Ayers, pada bulan November 1999, ketika perusahaan hanya memiliki 40 karyawan. Pekerjaanya dipublikasikan secara luas di media, dan dalam sejarah perusahaan Google yang ditulis David Vise dalam satu babnya menyebutkan tentang “Charlie’s Place". Pada saat ia meninggalkan Google tahun 2006, Ayers dan timnya sebanyak lima chef dan 150 karyawannya melayani 4.000 porsi untuk makan siang dan makan malam setiap harinya di 10 kafe di seberang kampus kantor pusatnya di Mountain View, California.
  6. IPO Google membuat banyak karyawannya menjadi jutawan. Sekitar 1.000 karyawan Google menjadi jutawan ketika perusahaan go public pada tahun 2004. Salah satu jutawan tersebut adalah tukang pijat Bonnie Brown, yang bekerja di perusahaan tersebut sebagai tukang pijat dengan gaji 450 USD seminggu.
  7. Pusat data hijau Google. Di dalam Council Bluffs, pusat data Google memiliki ruang dengan ukuran lebih dari 115.000 kaki persegi. Ada lebih dari 9 pusat data yang dimiliki oleh Google. Pusat-pusat data tersebut digunakan untuk menjalankan layanan internet Google seperti Google Search, Google, Gmail, layanan awan dan lain-lain. Di pusat data Georgia, Google membangun sistem pendinginan evaporative, yang menggunakan kedua lubang udara dari luar dan air yang disemprotkan ke server. Proses pendinginan evaporative biasanya menggunakan "ratusan ribu galon air dalam sehari." Untuk mengatasi limbah air yang sedemikian besar, Google telah menggunakan sistem penyadapan air limbah untuk mendinginkan pusat data di Douglas County, Georgia. Ini pertama kalinya Google telah menggunakan air limbah daur ulang untuk pusat data di Amerika Serikat dengan sistem yang dibiayai oleh Google dan dimiliki oleh otoritas air setempat.
  8. "Saya merasa beruntung". Google pertama kali ngetwit dengan kata-kata "I’m feeling lucky” atau “Saya merasa beruntung". Kini tulisan "I’m feeling lucky " menjadi tombol dibawah pencarian Google, untuk membawa pengguna langsung ke pencarian di halaman pertama, pendapatan iklan Google diperkirakan hilang sekitar 100 juta USD setiap tahunnya.
  9. Gmail. Gmail dirilis pada tanggal 16 Desember 2005, dan sekarang tersedia di lebih dari 50 bahasa. Ide membuat Gmail pertama kali diungkapkan oleh Rajen Sheth selama wawancara dengan Google, dan kemudian dikembangkan oleh Paul Buchhe. Awalnya klien email yang tersedia hanya digunakan oleh karyawan internal Google. Google mengumumkan Gmail untuk umum pada tanggal 1 April 2004 dengan memperkenalkan "Gmail Paper", di mana pengguna bisa mengklik sebuah tombol dan Gmail akan mengirimkan sebuah kertas fotokopi email arsip yang didukung iklan gratis.
  10. Google mendapatkan uang dari perusahaan saingannya. Google mendapat uang dari saingannya seperti Mozila. Perusahaan Mozila membayar 300 Juta USD pertahun untuk menjadikan mesin pencari sebagai default pada web browser Mozilla Firefox. Hal ini sama dengan Apple yang menggunakan Google maps, di mana Google mendapatkan uang untuk menempatkan iklan. Para saingan lainnya termasuk Yahoo dan Microsoft, juga tergantung pada layanan Google.
  11. Slogan Google. Pernyataan misi sejak awal adalah "untuk mengatur informasi dunia dan membuatnya dapat diakses secara universal dan berguna", dengan slogan resmi adalah "Don't be evil" atau "Jangan jahat”.
  12. Kekayaan Pendiri Google. Pendiri Google Larry Page dan Sergey Brin yang memiliki saham hanya 16 persen perusahaan dan memberikan kekayaan bersih gabungan sekitar 46 Milyar USD. Dan menempatkannya sebagai orang-orang terkaya di dunia.
  13. Membaca CAPTCHA. Google menggunakan reCAPTCHA untuk mengajarkan komputer bagaimana membaca teks. Dengan 200.000 juta CAPTCHA yang dapat diselesaikan setiap harinya. Komputer Google belajar bagaimana mengidentifikasi kata-kata dipindai dari buku-buku bahkan jika mereka menyesatkan.
  14. Data Google. Indeks pencarian Google lebih 100 juta gigabyte. Hal tersebut membuat Google dapat mengambil 100.000 terabyte personal drive yang mengandung jumlah data yang sama.
  15. Lain-lain. Sergey Brin dan Larry Page tidak mengetahui tentang HTML. Untuk waktu yang lama Anda hanya bisa mencari dengan menekan tombol kembali bahkan tidak memiliki tombol kirim. Google mungkin satu-satunya perusahaan dengan tujuan eksplisit untuk mengurangi jumlah orang menghabiskan waktu di situs tersebut

Selasa, 17 September 2013

Karya Novel Termahal|Berbagi

Buku adalah gudang ilmu tapi apakah kamu mau membeli sebuah buku yang harganya selangit? Harganya mencapai beberapa M bukan eMber ya tapi Miliar. Kalau memang kamu seorang miliarder dan ingin membeli buku-buku yang berharga mahal mungkin buku-buku di bawah ini cocok buat kamu. Karena buku-buku ini adalah buku-buka paling mahal di Dunia.
Alice’s Adventures in Wonderland
Buku Ini adalah hasil karya dari Lewis Carroll. Pada tahun 1865 buku ini terjual dengan harga yang sangat fantastis dan sangat mahal bisa membuat mulung menganga kalau gak salah harganya US$1.4m atau setara dengan 12 milyar rupiah waktu dilelang tahun 1998.
Don Quixote
Buku ini lebih tepatnya disebut novel. Dan novel ini menceritakan tentang petualangan yang berjudul Don Quixote karya Miguel de Cervantes Saavedra(lumayan panjang yang nama ini orang). Novel ini dihargai US$1.5m kalau di rupiahin kira-kira 13 milyar rupiah saat di pelelangan tahun 1989.
The American Declaration of Independence
Buku ini menceritakan tentang Deklarasi kemerdekaan Amerika yang terbit tahun 1776. Buku ini laku dilelang dengan tawaran termahal saat itu dengan harga US$2.2m atau kalau di rupiahkan adalah 19 milyar rupiah pada tahun 1991.
The First Book of Urizen
The First Book of Urizen adalah buku yang membahas tentang kenabian. Buku ini adalah hasil karya dari William Blake dan dirilis pada tahun 1974. Buku ini dihargai dengan harga US$2.3m kalau rupiahnya 20 milyar rupiah pada pelelangan tahun 1999.
The Doria Atlas
The Doria Atlas sejak dari tahun 1660 ditawar dengan harga tertinggi sebesar US$2.4m atau setara dengan 21 milyar rupiah pada pelelangan di tahun 2005.
Geographia-Cosmographia
Buku ini berkisah tentang kartografi dan geografi tentang Kekaisaran Romawi, Geographia-Cosmographia, karya Ptolemy. Pada tahun 2006 buku ini terjual dengan harga US$3.5m (31 milyar rupiah).
The Bible in Latin
Ini bukan buku tapi Kitab, Kitab berbahasa latin karya Gutenberg yang terbit pada 1450-1455 ini dihargai US$4.9m atau setara dengan 44 milyar rupiah di pelelangan tahun 1987.
Shakespeare’s First Folio
Kopi asli pertama buku Shakespeare berhasil terjual dengan harga US$5.6m (50 milyar rupiah) pada pelelangan buku tahun 2001.
The Canterbury Tales
The Canterbury Tales adalah sebuah koleksi cerita yang ditulis oleh Geoffrey Chaucer pada pertengahan abad ke-14. Buku ini laku dilelang seharga US$7m atau setara dengan 63 milyar rupiah di tahun 1998.
Twitter mengalami pertumbuhan yang pesat dan dengan cepat meraih popularitas di seluruh dunia. Hingga bulan Januari 2013, terdapat lebih dari 500 juta pengguna terdaftar di Twitter, 200 juta di antaranya adalah pengguna aktif.[1] Lonjakan penggunaan Twitter umumnya berlangsung saat terjadinya peristiwa-peristiwa populer. Pada awal 2013, pengguna Twitter mengirimkan lebih dari 340 juta kicauan per hari, dan Twitter menangani lebih dari 1,6 miliar permintaan pencarian per hari.[9][10][11] Hal ini menyebabkan posisi Twitter naik ke peringkat kedua sebagai situs jejaring sosial yang paling sering dikunjungi di dunia, dari yang sebelumnya menempati peringkat dua puluh dua.[12]
Twitter didirikan pada bulan Maret 2006 oleh Jack Dorsey
Jack
Jack Dorsey, dan situs jejaring sosialnya diluncurkan pada bulan Juli. Sejak diluncurkan, Twitter telah menjadi salah satu dari sepuluh situs yang paling sering dikunjungi di Internet, dan dijuluki dengan "pesan singkat dari Internet."[6][7] Di Twitter, pengguna tak terdaftar hanya bisa membaca kicauan, sedangkan pengguna terdaftar bisa memosting kicauan melalui antarmuka situs web, pesan singkat (SMS), atau melalui berbagai aplikasi untuk perangkat seluler

TOKOH INSPIRASI|Thomas Alva Edison



12/10/2012

Thomas Alva Edison, Penemu Lampu Pijar
Penemu serba bisa Thomas Alva Edison lahir tahun 1847 di kota Milan, Ohio, Amerika Serikat. Cuma tiga tahun dia peroleh pendidikan formal, sesudah itu disepak keluar sekolah karena si guru menganggap anak ini dungu luar biasa.
Ciptaan pertamanya, perekam suara elektronik dibikinnya tatkala umurnya dua puluh satu tahun. Hasil karyanya itu tidak dijualnya. Sesudah itu dia menekuni pembikinan peralatan yang diharapnya bisa laku terjual di pasar, tak lama sesudah dia berhasil membikin perekam suara elektronik, dia menemukan dan menyempurnakan mesin telegram yang secara otomatis mencetak huruf, yang dijualnya seharga 40.000 dolar, suatu jumlah besar pada saat itu. Sehabis itu, bagaikan antri dia menemukan hasil karya baru dan dalam tempo singkat Edison bukan saja masyhur tetapi juga berduit. Mungkin, penemuannya yang paling asli adalah mesin piringan hitam yang dipatenkannya tahun 1877. Tetapi, lebih terkenal di dunia dari itu adalah pengembangan bola lampu pijar yang praktis tahun 1879.
Edison bukan orang pertama yang menciptakan sistem penerangan listrik. Beberapa tahun sebelumnya lampu bersinarkan arus listrik telah digunakan buat penerangan lampu jalan di Paris. Tetapi, bola pijar Edison berikut sistem pembagian tenaga listrik yang dikembangkannya memungkinkan adanya penerangan listrik yang praktis untuk di rumah. Tahun 1882, perusahaannya mulai memproduksi listrik untuk rumah-rumah di New York, dan dalam tempo singkat sudah tersebar ke seluruh dunia.
Dengan berdirinya perusahaan listrik pertama untuk penerangan rumah-rumah, Edison berarti sudah meletakkan dasar bagi perkembangan industri besar. Penggunaan tenaga listrik bukan cuma buat penerangan tetapi untuk seluruh aspek kebutuhan rumah tangga, mulai dari televisi hingga mesin cuci. Lebih jauh lagi, kegunaan tenaga listrik lewat distribusi jaringan-jaringan yang didirikan Edison dengan sendirinya mendorong penggunaan listrik untuk sektor industri.
Edison juga memberi sumbangan besar luar biasa buat perkembangan kamera perfilman serta proyektor. Dia membuat penyempurnaan penting pertilponan (karbon transmiternya meningkatkan kejelasan pendengaran), penyempurnaan di bidang telegram, dan mesin tik. Diantara penemuan lainnya antara lain mesin dikte, mesin kopi dan tempat penyimpanan yang digerakkan baterei. Boleh dibilang, Edison merancang lebih dari 1000 penemuan, suatu jumlah yang betul-betul tak masuk akal.
Satu sebab produktivitasnya amat mengherankan adalah karena pada awal-awal kariernya dia membangun sebuah laboratorium penyelidikan di Menlo Park, New Jersey. Di situlah dia menghimpun kelompok pembuat yang berkemampuan membantunya. Ini adalah cikal bakal sebuah laboratorium penyelidikan yang kemudian ditiru oleh begitu banyak industri. Laboratorium pemula Edison yang modern, suatu pusat penyelidikan yang berperalatan lengkap di mana begitu banyak orang bekerja bersama merupakan suatu team, adalah pula hasil karyanya yang penting, meskipun tentu saja sesuatu yang tidak bisa dia patenkan.
Edison bukanlah seorang penemu semata; dia juga terlibat dalam pembikinan dan mengorganisir pelbagai perusahaan industri. Yang paling penting diantaranya akhirnya menjelma menjadi General Electric Company.
Meski secara pembawaan dia bukan seorang ilmuwan murni, Edison membikin satu penemuan ilmiah. Di tahun 1882 dia menemukan bahwa dalam keadaan mendekati hampa udara, arus listrik dapat dialirkan diantara dua kawat yang tidak bersentuhan satu sama lain. Fenomena ini –disebut penemuan Edison– bukan sekedar punya maksud teoritis yang penting, tetapi juga punya arti penggunaan praktis yang bermakna. Ini menuntun ke arah perkembangan tabung hampa udara dan peletakan dasar industri elektronik.
Hampir sepenuh masa hidupnya, Edison menderita pendengaran lemah. Tetapi, meski begitu, dia lebih dari sekedar dapat mengatasi hambatan itu dengan kerja kerasnya yang mengagumkan. Edison kawin dua kali (istri pertamanya mati muda), punya tiga anak dari masing-masing istri. Dia meninggal tahun 1931 di West Orange, New Jersey.
Tak ada perselisihan paham mengenai bakat Edison. Tiap orang sepakat bahwa dialah penemu besar yang genius yang pernah hidup. Barisan penemuan-penemuannya yang amat bermanfaat dianggap menggemparkan dan membikin dengkul menggigil, meskipun mungkin saja sebagiannya dikembangkan oleh orang lain dalam tempo tiga puluh tahun. Namun, bila kita perhatikan penemuan-penemuan pribadinya, akan tampak oleh kita bahwa tak satu pun daripadanya punya arti penting yang bersifat menentukan. Misalnya bola pijar, walaupun digunakan secara luas, bukanlah barang yang tak tergantikan dalam dunia modern. Fakta menunjukkan, penerangan yang berasal dari radiasi dan keluar terpencar dalam bentuk cahaya, yang bekerja atas dasar prinsip-prinsip ilmiah yang sepenuhnya berbeda, juga digunakan orang secara luas, dan dalam kehidupan kita sehari-hari tidaklah ada bedanya apabila kita tidak menggunakan bola lampu pijar samasekali. Sesungguhnya, sebelum penerangan listrik digunakan, lilin, lampu minyak, dan lampu gas sudah secara umum dipandang sebagai kadar penerangan yang memuaskan.
Alat piringan hitam memang suatu penemuan cerdik, tetapi tak seorang pun menganggap alat itu sudah mampu mengubah kehidupan kita sehari-hari seperti halnya peranan yang disuguhkan radio, televisi atau tilpon. Lebih jauh dari itu, dalam tahun-tahun belakangan ini, telah dapat diciptakan alat perekam suara dengan metode yang sama sekali berbeda, seperti misalnya pita magnetik kaset. Dan andaikata tidak ada mesin piringan hitam, rasanya tidak apa-apa. Banyak paten-paten Edison yang berkaitan dengan penyempurnaan alat-alat, sebetulnya sudah ditemukan oleh orang lain lebih dulu, bahkan sudah dalam bentuk yang sudah bisa dimanfaatkan. Penyempurnaan-penyempurnaan ini –meski banyak menolong– tak bisa dianggap sebagai suatu arti penting dalam rangkaian gerakan sejarah secara umum.
Tetapi, kendati tak satu pun hasil penemuan Edison memiliki arti penting yang menggemparkan, berguna juga untuk diingat bahwa dia tidak cuma menciptakan satu alat, tetapi lebih dari seribu. Atas dasar pertimbangan inilah saya menempatkan Edison lebih tinggi ketimbang penemu termasyhur seperti Guglielmo Marconi dan Alexander Graham Bell